KASET4D – Timnas Indonesia U-22 sempat tertinggal lebih dulu. Hal ini terjadi setelah Min Maw Oo mencetak gol lewat tendangan melengkung pada menit ke-29. Gol tersebut memicu reaksi cepat. Akibatnya, tempo dan agresivitas serangan dari Timnas Indonesia langsung meningkat.
Tekanan terus menerus akhirnya membuahkan hasil. Toni Firmansyah sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Ia mencetak gol ini usai memanfaatkan kesalahan kiper Myanmar. Kesalahan tersebut terjadi saat kiper mengantisipasi bola hasil sepak pojok Doni Tri Pamungkas.
Memasuki babak kedua, Timnas terus menekan pertahanan Myanmar. Meskipun demikian, mereka gagal memanfaatkan beberapa peluang emas yang tercipta.
Pada menit ke-89, Timnas Indonesia mencetak gol kedua. Jens Raven, yang masuk dari bangku cadangan, sukses mencetak gol. Dia memaksimalkan umpan Muhammad Ferarri. Tak berselang lama, Jens Raven kembali menambah keunggulan menjadi 3-1. Sayangnya, wasit segera meniupkan peluit akhir pertandingan.
Indonesia Gagal ke Semifinal

Jens Raven menangis usai Timnas Indonesia U-22 dipastikan gagal lolos ke semifinal SEA Games 2025. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Meskipun meraih kemenangan, tim besutan Indra Sjafri gagal melangkah ke semifinal. Timnas Indonesia U-22 kalah produktivitas gol dari Timnas Malaysia. Malaysia berstatus runner-up terbaik.
Pada laga ini, pelatih Indra Sjafri melakukan rotasi besar. Oleh karena itu, banyak pemain inti yang biasanya tampil sejak menit awal memulai dari bangku cadangan.
Pemain seperti Muhammad Ferarri, Cahya Supriyadi, Dion Markx, Rizky Cahyana, dan Rivaldo Pakpahan masuk dalam rotasi besar Timnas Indonesia U-22. Meski begitu, tiga pemain naturalisasi (Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Mauro Zijlstra) mendapat kepercayaan tampil sejak menit awal. Pelatih berharap mereka bisa menjadi pemain kunci tim.
Bagaimana kinerja ketiga pemain naturalisasi ini saat berjumpa Myanmar?
Ivar Jenner

Ivar Jenner memimpin skuad Timnas Indonesia U-22 di laga melawan Myanmar pada ajang SEA Games 2025 (c) Bagaskara Lazuardi
Gelandang berusia 21 tahun ini menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam laga ini. Sebab, Ivar Jenner tampil dominan sebagai pengatur tempo permainan.
Sebagai jendral lini tengah, Ivar terlihat bekerja keras. Dia menjaga transisi permainan agar tetap stabil. Namun demikian, Ivar sedikit mengalami kesulitan saat mendistribusikan bola ke lini depan. Usai pertandingan, Ivar Jenner terlihat melakukan protes keras terhadap wasit Ammar Mahfoodh yang memimpin pertandingan. Protes tersebut membuat wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Ivar Jenner.
Mauro Zijlstra

Aksi Mauro Zijlstra pada laga Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar di SEA Games 2025 (c) Bagaskara Lazuardi
Pertahanan rapat dan solid yang Myanmar terapkan membuat Mauro Zijlstra sulit keluar dari kawalan. Tim lawan dengan mudah mengantisipasi pergerakannya. Pemain yang mempunyai darah Indonesia dari neneknya ini sebenarnya punya peluang mencetak gol di penghujung babak pertama. Sayangnya, pemain Myanmar berhasil menghalau sundulannya. Pada babak kedua, Mauro minim mendapat suplai bola. Hasilnya, ia tidak banyak mendapat peluang.
Rafael Struick

Aksi Rafael Struick pada laga Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar di SEA Games 2025 (c) Bagaskara Lazuardi
Performa Rafael Struick pada laga kali ini tidak begitu istimewa. Pemain kelahiran Leidschendam, Belanda ini terlihat kesulitan menembus pertahanan tim lawan. Peluang minim tercipta melalui pergerakannya. Hampir setiap kali bola datang ke arah Struick, pemain Myanmar dengan sigap langsung memotong bola. Pelatih Indra Sjafri akhirnya menarik keluar Struick pada pergantian babak. Hokky Caraka menggantikan penggawa Dewa United tersebut.
Jens Raven
Aksi Jens Raven bersama Timnas Indonesia U-22 dalam laga versus Myanmar d SEA Games 2025, Jumat (12/12/2025). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Jens Raven akhirnya bisa menjawab kepercayaan. Ia menceploskan bola ke gawang Myanmar pada menit ke-88. Gol ini tercipta setelah ia memanfaatkan assist dari Muhammad Ferarri. Gol ini membawa Garuda Muda unggul 2-1. Tujuh menit berselang, striker asal Bali United ini kembali mencatatkan namanya di papan skor. Tendangannya sukses memperlebar keunggulan Garuda Muda, tepatnya ketika laga memasuki menit ke-90+5.
Fokus Perbaikan yang Sudah Dilakukan:
- Mengeliminasi Passive Voice: Saya mengubah kalimat pasif menjadi aktif.
- Sebelum: “Pergerakannya dengan mudah diantisipasi oleh tim lawan.”
- Sesudah: “Tim lawan dengan mudah mengantisipasi pergerakannya.”
- Sebelum: “Penggawa Dewa United tersebut digantikan oleh Hokky Caraka.”
- Sesudah: “Hokky Caraka menggantikan penggawa Dewa United tersebut.”

PROMO BONUS TERBESAR KASET4D :
- Deposit Pulsa Tanpa Potongan
- Bonus New Member 10%
- Bonus Deposit Harian Rp.5.000,- (1x Sehari)
- Bonus Cashback up to 15% ( Tembak Ikan & Live Casino )
- Bonus Cashback Sportbook 5% ( minimal kekalahan 250 rbu )
- Bonus Rollingan Slot 0.5% ( Tanpa Batas )
















Leave a Reply